“RESPONSE”

Semangat Pagi Teman-Teman semua,

Have a Great Friday, dan Selamat Memperingati Jumat Agung bagi teman-teman yang memperingatinya.

Hari ini saya ingin sharing mengenai “Response”

Secara beruntun saya sangat sulit mendapatkan Response dari kerjaan-kerjaan yang sedang saya lakukan, contohnya ketika saya ingin PO sebuah barang, di mana hanya ada 1 distributor ini yang dapat melakukannya. Ketika saya email, jawaban tercepat dari salesnya adalah: ini bukan bagian saya. Setelah itu, kita verifikasi bahwa barang yang akan kita pesan ini termasuk kategori yang di handle sales ini. Kemudian saya follow up lagi, tidak juga di respond. Saya infokan ke Principal, principal email kembali, tidak juga di indahkan. Dan ini berlangsung selama 1 minggu ini, hanya untuk memesan sebuah spare part yang tidak besar nilainya, namun prioritasnya tinggi karena untuk perbaikan unit pelanggan.

Kemarin, saya pun dapat whatsapp dari seorang sales divisi berbeda, beliau menawarkan akan bantu follow up Senin nanti. Karena perusahaannya sedang Outing selama 1 minggu ini. So, response yang minim ini dikarenakan mereka sedang ada acara Outing perusahaan, dan mereka tidak membuat auto respond di e-mail kalau sedang ada kegiatan perusahaan yang membuat mereka tidak dapat membalas semua email, atau setidaknya memberikan sebuah informasi agar pelanggan mendapatkan sebuah status yang jelas.

Hal ini pun terjadi lagi di salah satu orderan melalui tokopedia. Saya memesan sebuah kabel dengan spesifikasi yang tertulis jelas, dan ketika produk sampai, ternyata spesifikasinya berbeda. Kemudian saya mengajukan complaint ke seller, mereka pun minta maaf dan akan mengirimkan penggantinya. Setelah 3 hari saya follow up, ternyata dia lupa alamat saya. (Padahal alamat bisa di lihat di sales history). Setelah saya berikan alamat, 3 hari kemudian saya follow up, tidak di respond. Besoknya, tidak direspond juga. Bahkan saya sudah infokan kalau kabel ini urgent untuk menyelesaikan case yang sudah lama pending. Tidak di indahkan juga. Sayang sekali sebuah sales recovery tapi tidak direspond dengan baik oleh seller tersebut.

Inilah yang membuat kita menghabiskan waktu yang sangat banyak, dan energi untuk menghadapi dan follow up secara berulang kali. Respond kita sebagai sales, haruslah secepat mungkin, dan jangan pernah menghindar dari pelanggan Anda. Ketika di telpon, angkatlah, jangan diabaikan walaupun Anda tidak sedang sibuk. 

Jalin terus komunikasi yang jelas dengan pelanggan Anda, jika ada kesalahan lakukan sales recovery dengan elegant dan sempurna hingga selesai. Jangan setengah-setengah. Begitu banyak hal-hal lain yang dapat dilakukan orang dengan waktu yang ada dari pada harus terus menerus follow up hal-hal sederhana seperti proses pembelian, pengiriman, bahkan hanya sekedar Purchase Order. 

Hargailah waktu yang Ada, dan jika Anda sanggup, lakukan extra bahkan di luar jam kerja atau hari libur.

Regards,

Andi Wu





Leave a Reply